Perkembangan Anak Yang Terjadi Pada Usia 3 Tahun

Ketika si kecil sudah memasuki usia 3 tahun merupakan fase dimana ia mulai menunjukkan pertumbuhan yang sangat mengesankan. Si kecil pada usia ini umumnya telah mampu untuk berucap dengan menyusun kosakata yang dipunyainya menjadi kalimat yang cukup panjang lebih dari 2 kalimat. Perkembangan anak yang terjadi pada usianya yang menginjak 3 tahun ini juga menunjukkan kemampuannya untuk mengikuti perintah-perintah yang sudah terdiri dari 2 sampai dengan 3 langkah yang tidak sama. Kemudian juga ia semakin dekat dengan orang-orang sekitarnya sehingga tak heran jika tingkah laku orang-orang di sekitar juga mulai ditirunya. Jiwa sosialnya pun semakin terpupuk seperti perhatian kepada temannya saat temannya menangis misalkan. Emosi anak pada usia 3 tahun memang semakin kompleks.

Namun terdapat beberapa hal yang tidak boleh lepas untuk diperhatikan oleh ibu yang merupakan gangguan perkembangan anak di tahap usianya 3 tahun ini. Beberapa hal tersebut antara lainnya mulai dari anak yang tidak melakukan kontak mata, anak yang kesulitan untuk menaiki anak tangga, berbicaranya yang masih tidak jelas ataupun belum mampu merangkai kata jadi sebuah kalimat yang jelas. Selain itu, juga perlu diwaspadai apabila si kecil tidak dapat memainkan permaianan yang sederhana seperti puzzle yang gampang dengan hanya punya 4 keping gambar, ataupun si kecil tidak suka bermain dengan anak lain juga dengan mainannya sendiri. Jika beberapahal diantaranya tersebut dialami oleh anak anda, maka anda perlu untuk segera membawa di kecil ke dokter agar mendapatkan arahan lebih lanjut terkait penanganan untuk kembali mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil.

Berikutnya, apabila si kecil telah bertumbuh kembang dengan baik sesuai usianya yang menginjak 3 tahun ini, ibu perlu mendukung selalu perkembangan anak dengan terus memberikan stimulasi. Seperti melatih berjalan mengikuti garis lurus atau menangkap dan melempar bola sebagai latihan kemampuan motorik kasar. Lalu untuk melatih motorik halusnya, ibu bisa melakukan stimulasi dengan cara mengajak si kecil belajar mewarnai, menggambar ataupun menempel. Bisa juga menstimulasi kemampuan bahasa si kecil dengan mengajaknya berbicara ataupun bercerita ataupun bernyanyi.

Nah, di sisi lain yang juga jelas sangat penting untuk tetap selalu diperhatikan oleh ibu pada si kecil adalah kesehatannya. Tidak terkecuali juga kesehatan kulitnya karena mengingat bahwa kulit adalah lapisan teluar dari tubuh dan apalagi kulit si kecil masih cukup tipis sehingga sangat rentan mengalami masalah. Dalam hal perawatan kulit si kecil ini, ibu dapat mempercayakan pada rangkaian produk dari Zwitsal Baby karena memang rangkaian produk Zwitsal telah diformulasikan khusus untuk menjaga kesehatan kulit si kecil.

---

Have you got a blog? Not yet? Click here to register one for Free!